Kebiasaan Mahasiswa Jepang yang Tidak Dimiliki Mahasiswa Indonesia

DSCF0651.jpgDikampus.com – Setiap negara memiliki kebiasaan dan tradisi masing masing. Salah satunya dari apa yang dilakukan mahasiswa. Berdasarkan pengalaman dari teman penulis yang berada di Jepang, banyak sekali perbedaan dari mahasiswa Jepang dan Indonesia. Hal ini bukan berlaku pada semua mahasiswa, ini hanya faktor kebanyakan yang ada dan terjadi di lingkungan tempat berada. Jadi anda tidak bisa mengeklaim bahwa semua mahasiswa Indo/Jepang seperti itu.

Kelebihan dari mahasiswa Indonesia

Kebanyakan dari mahasiswa Indonesia lebih menonjol dan memiliki prestasi di luar negeri. Mereka mendapatkan hasil memuaskan ketika kuliah atau membuat kreativitas tertentu.

Kelebihan dari mahasiswa jepang

Mahasiswa Jepang lebih ahli dalam menguasai bidang tertentu secara spesifik. Jika mereka tertarik pada dunia tertentu maka dia akan mendalaminya sampai sedalam dalamnya. Mereka akan tekun mencari tahu tentang ilmu itu dan konsisten dengan ilmu yang dipelajarinya.

Mereka ahli dalam menguatkan pondasi ilmu. Ilmu dasar yang mereka dapatkan dari ilmu yang sedang didalami benar-benar akan diterapkan dan membuat pondasi keilmuan mereka menjadi matang. Hingga beranjak pada konsentrasi ilmu yang lebih spesifik.

Mahasiswa jepang cenderung berpola pikir “kaizen” yg bagus. Keizen adalah pola pikir untuk mengevaluasi, memperbaiki dan membenahi diri. Terutama dalam bidang penelitian, sehingga mereka dituntut untuk menghasilkan yang lebih baik lagi dan lebih baik lagi pada penelitian berikutnya.

Namun sayangnya terdapat hal-hal baik yang dimiliki oleh mahasiswa Jepang dan tidak dimiliki oleh mahasiswa Indonesia.

1. Mahasiswa Jepang memiliki fokus dan konsentrasi yg bagus

Mereka dikenal memiliki kemampuan fokus dan konsentrasi yang bagus. Terutama pada level menengah. Mereka tidak rakus ingin menguasai semua bidang, tapi mereka fokus pada satu bidang secara maksimal hingga benar-benar menguasainya. Berbeda dengan mahasiswa Indonesia yang seringkali gagal fokus dan berpindah-pindah jurusan saat kuliah.

2. Kerja keras

Kerja Keras merupakan salah satu budaya Jepang yang sangat dikenal Dunia. Mahasiswa Jepang juga demikian, mereka akan berusaha dengan keras hingga mendapatkan tujuan yang diinginkan.

3. Nintairyoku (kesabaran)

Mahasiswa Jepang terkenal sabar dan tekun. Mereka bahkan bisa 12 jam berada di Lab untuk mengerjakan penelitian dengan efisien dan tetap bagus. Walaupun gagal, mereka akan berjuang kembali.

4. Punya tujuan

Tujuan ini dimiliki oleh hampir semua mahasiwsa di Jepang. Jika mereka bertujuan menjadi peneliti, setiap hari mereka akan belajar, jika ingin mejadi penulis mereka akan terus berusaha belajar menulis. Walaupun hasilnya pas pasan mereka terus berusaha mewujudkannya.

5. Teratur dan ontime

Mereka akan cenderung memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan mengerjakan semuanya tepat waktu. Tidak ada kata menunda atau membuang-buang waktu. Apalagi bersantai-santai saat kuliah.

6.Mereka tidak mempermasalahkan politik dan ekonomi

Hal yang paling jauh berbeda dari mahasiswa Jepang adalah dia sama sekali tidak mempedulikan politik dan ekonomi. Walaupun sedang gonjang ganjing, mereka tetap tidak gagal fokus dan tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiwa. Hal ini berbeda jauh dengan mahasiswa di Indonesia.

Hal diatas hanyalah hal baiknya saja yang perlu kita tiru agar masa depan Indonesia semakin lebih baik. Jauh dari pada itu, Mahasiswa Indonesia juga banyak yang berprestasi dan membanggakan Indonesia denga caranya sendiri.

Leave a Reply